Keren!, 122 Cakades se-Lotim Teken Pernyataan Siap Kalah-Siap Menang

cakades teken siap kalah-menang
Para Calon Kepala Desa (Cakades) saat menandatangani pernyataan siap kalah-siap menang.

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Sebanyak 122 calon kepala desa (Cakades) dari 29 desa yang akan mengikuti gelaran Pilkades (Pemilihan Kepala Desa) serentak di Kabupaten Lombok Timur (Lotim), pada Senin (26/7), mengikuti apel deklarasi damai yang ditandai dengan penandatanganan naskah pernyataan sikap para Cakades di halaman Kantor Bupati Lombok Timur.

Disaksikan Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy dan jajaran Forkopimda Kabupaten Lombok Timur, seluruh Cakades serta 13 Camat menandatangani Deklarasi Damai. Substansi deklarasi tersebut di antaranya; siap menang—siap kalah, mengedepankan semangat kejujuran, kebenaran, keterbukaan dan kepatutan; termasuk pula tidak memancing potensi konflik dan munculnya kerumunan pada situasi pandemi Covid-19 saat ini.

Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy yang memimpin apel dalam arahannya menekankan pentingnya kesiapan baik dari tingkat kabupaten hingga di tingkat desa. Bupati Sukiman meyakini persiapan sudah dilakukan dengan baik oleh seluruh pihak yang terlibat. Akan tetapi penting pula untuk mempersiapkan alternatif ketika terjadi hal-hal di luar skenario.

Bupati Sukiman meminta panitia mengkaji alternatif yang dapat diambil pada kondisi yang tidak sesuai dengan rencana. Bupati Sukiman juga mengingatkan terkait deklarasi yang sebelumnya telah dibacakan perwakilan peserta Pilkades dari Desa Sikur Barat. Delapan point di antaranya sepakat menjamin kelancaran, kesuksesan, serta terjaganya stabilitas keamanan dan ketertiban.

Tidak lupa Bupati Sukiman menegaskan agar seluruh proses Pilkades menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 yang ketat, bahkan sejak sebelum pelaksanaan Pilkades dimulai. Bupati Sukiman mengungkap hal tersebut terkait meningkatnya kasus Covid-19 di Kabupaten Lombok Timur dalam beberapa hari terakhir. Disebutkan, saat ini Kabupaten Lombok Timur sudah kembali berada di zona oranye. ‘’Covid-19 itu nyata. Tokoh dan putra terbaik daerah ini sudah banyak yang meninggal dunia. Perketat protokol kesehatan, tindak tegas yang melanggar,’’ kata  Bupati Sukiman.

Sementara itu, Kapolres Lombok Timur, AKBP Tunggul Sinatrio mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan. Pihak kepolisian tentu akan mengambil tindakan tegas bagi yang membuat keonaran dalam Pilkades ini. ‘’Jangan karena beda pilihan kemudian silaturrahmi menjadi putus,’’ katanya.(Kml)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here