Tak Boleh Ada Potongan !

Gubernur NTB, Dr H Zulikieflimansyah didampingi Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani dan Dandim 1606/Lombok Barat Letkol Czi Djoko Rahmanto saat meninjau proses pendebetan di pelayanan satu lokasi, di Kantor Camat Mataram, Minggu (10/2).

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr H Zulkieflimansyah meninjau langsung pencairan dana gempa untuk masyarakat terdampak yang rumahnya rusak ringan (RR) dan rusak sedang (RS), Minggu (10/2).

Pencairan yang dipusatkan di pelayanan satu lokasi yakni di Kantor Camat Mataram itu, untuk melayani masyarakat terdampak gempa untuk wilayah Kecamatan Mataram, Selaparang, Ampenan, Sekarbela, Cakranegara dan Sandubaya.

Didampingi Komandan Korem (Danrem) 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos, SH., M.Han. dan Komandan Kodim (Dandim) 1606/Lombok Barat Letkol Czi Djoko Rahmanto, SE., Gubernur Zul memastikan hari ini, Minggu (10/2), terjadi proses pendebetan dari rekening individu ke rekening kelompok masyarakat (Pokmas).

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB, H Mohammad Rum, ST., MT., menghimbau agar ketika proses pendebetan masuk ke rekening,  Pokmas diharapkan untuk segera menghitung Rancangan Anggaran dan Biaya (RAB) masing-masing rumah yang kemudian dilanjutkan dan diharapkan pada awal April sudah terselesaikan semua. ‘’Hati-hati, ini semua adalah kesepakatan. Pokmas tidak boleh ada potongan-potongan lain,’’ tegasnya.

Mohammad Rum juga menyampaikan bahwa persyaratan administrasi harap dilengkapi agar semua proses pencairan dana stimulan cepat terealisasi. Pokmas dan fasilitator agar menghitung bahan rehabilitasi rumahnya, dana stimulan ini di samping untuk rehabilitasi, bisa digunakan juga untuk upah tukang dan biaya transportasi serta bantuan perbaikan rumah lainnya.

Kegiatan pendebetan tetap berlangsung, sementara Gubernur Zul beserta rombongan meninggalkan Kantor Camat Mataram menuju Gedung Seni dan Budaya Narmada Kabupaten Lombok Barat.(dra)

Kirim Komentar

Leave a Reply