Masa Pendemi Covid-19, 205 Warga Seriwe Belum Terima JPS Tahap I

Kepala Desa Seriwe, Hudayana.

Oleh: Lalu M Kamil AB |

LOTIM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Ragam jenis bantuan pengendalian sosial sebagai dampak dari mewabahnya Covid-19, baik dari pusat hingga desa. Salah satunya adalah paket Jaring Pengaman Sosial (JPS) dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur (Lotim). Semua jenis bantuan tersebut segera akan memasuki tahap kedua. Namun ironisnya, masih ada desa hingga jelang tahap kedua ini belum menerima bantuan JPS tahap I.

Salah satu temuan Lomboktoday.co.id seperti yang terjadi di Desa Seriwe, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur (Lotim).

Kepala Desa Seriwe, Hudayana kepada Lomboktoday.co.id saat ditemui di rumahnya, Jumat (12/6) membenarkan sekitar 205 warganya hingga kini belum menerima JPS Kabupaten tahap I.

Kades Hudayana mengaku resah dan gelisah menghadapi rong-rongan 205 warganya itu. Dia merasa lelah melakukan terobosan untuk memperjuangkan melalui berbagai jalur. ‘’Saya sudah banyak terobos masalah ini, baik melalui Sekda Lotim hingga meminta advokasi melalui Forum Kepala Desa Kabupaten Lotim, namun hingga kini juga belum membuahkan hasil,’’ kata Kades paling ujung selatan Lotim itu.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Lotim,HM Juaini Taupik yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp (WA) menyatakan, pihak Pemkab Lotim mengacu pada data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lotim pada saat menggelontorkan JPS tahap pertama. Yang tidak dapat JPS Kabupaten tahap 1 sudah tercover dalam bantuan lain.

‘’Kemungkinan saat JPS tahap I, kami menggunakan basis data dari Dukcapil 387.674 KK, sehingga tidak dapat jatah dari JPS Kabupaten tahap I, karena penerima BPNT, BST, JPS Gemilang dan BLT Dana Desa sudah tercover semua,’’ kata Sekda selaku Ketua Pelaksana Tugas Gugus Covid-19 Lotim.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply