Penambahan Koramil Jajaran Kodim 1615/Lotim Terancam Gagal

Letkol Inf Agus Prihanto Donny
Dandim 1615/Lotim, Letkol Inf Agus Prihanto Donny.

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Masih ingat ketika Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menginjakkan kaki di Bumi Patuh Karya Lombok Timur (Lotim), tepatnya di lapangan umum Janjang Keruak. Di mana, pria berbadan kekar itu datang untuk menutup TMMD ke-105 secara nasional yang dipusatkan di Lotim.

Dari catatan Redaksi Lomboktoday.co.id, peristiwa bersejarah bagi Lotim itu terselenggara pada Rabu (7/8/2019) lalu. Kedatangan orang nomor satu di jajaran TNI AD itu disambut langsung Bupati Lombok Timur (Lotim), HM Sukiman Azmy. Dalam kata penerimaannya saat itu, Bupati Sukiman melaporkan kepada KSAD bahwa Lombok Timur terdiri dari 21 Kecamatan, namun jumlah Koramil baru mencapai 12 Koramil.

Untuk itu, Bupati Sukiman mengharap kepada KSAD agar Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dapat ditambahkan jumlah Koramil sesuai jumlah kecamatan yang ada agar pengawalan teritorial di daerah ini lebih mudah dan memadai. Sebagai bentuk persiapan penambahan Koramil di Lotim, ia akan memberikan dana hibah untuk pengadaan tanah lokasi Koramil masing-masing 1.500 m2, berikut biaya pembangunan kantornya termasuk biaya renovasi asrama TNI.

Nampaknya pembukaan Koramil baru pada 9 kecamatan yang belum memili Koramil, terancam kandas di tengah jalan. Dandim 1615/Lotim, Letkol Inf Agus Prihanto Donny yang dikonfirmasi via WhatsApp (WA) pada Ahad (5/9/2021) kemarin menyebutkan, lahannya sudah disiapkan, akan tetapi anggaran pembangunan kantor dari Pemkab Lotim belum bisa diwujudkan kedahuluan dihantam Covid-19 di awal 2020 lalu.

‘’Pada prinsipnya kita sudah menyiapkan lahan, namun karena terkendala Covid-19 ini Pemkab Lotim belum bisa menganggarkannya,’’ kata Dandim 1615/Lotim, Letkol Inf Agus Prihanto Donny.

Letkol Agus yang sebentar lagi akan meninggalkan Lotim untuk menempati jabatan baru di Kopassus itu menyebutkan, persoalan izin pembukaan Koramil baru itu sangat tergantung dari lahan dan bangunan kantor. ‘’Kalau sudah ada bangunan kantor Koramil mesti izinnya pasti ada,’’ ucap pria yang akan ganti baret ke baret merah di Cijantung.

Sejauh ini, belum diketahui pasti sampai kapan Covid-19 akan hengkang dari bumi Indonesia, khususnya Lotim. Akankah bisa diwujudkan dalam sisa waktu periode jabatan pasangan HM Sukiman Azmy-H Rumaksi Sj, sehingga bisa lebih peduli terhadap rencana penambahan Koramil. Sebab, tak ada yang memastikan bupati Lotim periode berikutnya akan berkenan menindaklanjuti rencana ini.(Kml)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here