Polisi akan Panggil Sejumlah Saksi

Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Ketut Tamiana. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

‘’Terkait Kasus Pengadaan Alat Berat di BWS Nusa Tenggara I’’

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Satuan Reskrim Polres Lombok Tengah dalam waktu dekat ini akan memanggil sejumlah saksi terkait kasus dugaan kejanggalan dalam proses pengadaan alat berat operasional dan pemeliharaan sumber daya air Amphibious Tool Carrier (SLN-71 AWC) atau alat berat pemotong eceng gondok oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara I.

Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Ketut Tamiana. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Ketut Tamiana. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

Informasi yang dihimpun Lomboktoday.co.id, jumlah anggaran pengadaan alat berat tersebut mencapai sebesar R1,512 miliar. Alat berat tersebut diperuntukan untuk memotong eceng gondok yang ada di bendungan.

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Supriyadi, S.Ik melalui Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Ketut Tamiana mengatakan, terkait kasus dugaan proses pengadaan alat berat di BWS Nusa Tenggara I, pihaknya sedang melakukan penyeledikan. Dan dalam waktu dekat ini, atau kemungkinan pada minggu-minggu ini, pihaknya akan memanggil sejumlah saksi dari pihak BWS Nusa Tenggara I.

Disinggung terkait siapa saja saksi yang akan dipaggil dalam kasus tersebut, Ketut Tamiana belum bisa memastikan, mengingat hasil pemeriksaan belum selesai dilakukan.

‘’Siapa-siapa saksi yang akan kita panggil itu, nanti tergantung dari hasil pemeriksaan yang kita lakukan. Yang jelas, dalam waktu dekat ini, kita akan panggil mereka,’’ tegas Ketut Tamiana kepada wartawan di kantornya, Rabu (11/6).(ROS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *