Pelaku Curanmor Tewas Dihakimi Massa

1834
EVAKUASI: Kasat Samapta Polres Lotim, AKP Gde Ardana bersama anggota mengevakuasi mayat pelaku curanmor yang tewas dihakimi massa di Dusun Pemondah, Desa Pandanwangi, Kecamatan Jerowaru, Lotim. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)
EVAKUASI: Kasat Samapta Polres Lotim, AKP Gde Ardana bersama anggota mengevakuasi mayat pelaku curanmor yang tewas dihakimi massa di Dusun Pemondah, Desa Pandanwangi, Kecamatan Jerowaru, Lotim. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)
EVAKUASI: Kasat Samapta Polres Lotim, AKP Gde Ardana bersama anggota mengevakuasi mayat pelaku curanmor yang tewas dihakimi massa di Dusun Pemondah, Desa Pandanwangi, Kecamatan Jerowaru, Lotim. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Salah seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Sukir alias Amaq Teja alias Celeng (40 tahun), tewas dihakimi massa di Jalan Dusun Pemondah, Desa Pandanwangi, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, Sabtu (02/8), sekitar pukul 12.00 Wita.

Parahnya lagi, leher warga Dusun Dasan Baru, Desa Beleka, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah itu nyaris putus akibat digorok warga yang merasa geram atas perbuatan pelaku yang kerap kali meresahkan masyarakat.

Tewasnya pelaku setelah perbuatannya diketahui oleh pemilik sepeda motor Suzuki FU bernama, Saprin, warga Dusun Temorok, Desa Pandawangi. Dimana, pelaku yang kedapatan mencuri oleh warga, langsung dihajar dan dihakimi beramai-ramai hingga tewas, termasuk sepeda motor yang digunakan untuk mencuri, dibakar massa tidak jauh dari tempat pelaku dibunuh.

Kasus tewasnya pelaku curanmor ini, sudah ditangani oleh pihak Polres Lotim guna pengembangan penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut, termasuk pengejaran terhadap teman pelaku yang berhasil membawa sepeda motor hasil curian itu. Sedangkan mayat pelaku, sudah diambil oleh pihak keluarga, setelah sempat disemayamkan di RSUD dr R Soejono Selong.

Informasi yang dihimpun Lomboktoday.co.id menyebutkan, kasus tewasnya pelaku curanmor di tangan warga itu, bermula dari dua orang pelaku curanmor asal Loteng melakukan aksinya di wilayah Kecamatan Jerowaru, yang datang berboncengan menggunakan sepeda motor Yahama Mio DR 6972 BJ untuk mencari mangsanya.

Di tengah perjalanannya di Dusun Temorok, Desa Pandanwangi, pelaku melihat ada sepeda motor Suzuki FU terparkir di pinggir jalan dalam keadaan terkunci stang yang ditinggalkan oleh pemiliknya ke sawah, yang lokasinya tidak jauh dari tempat parkir sepeda motor tersebut.

Pelaku bersama temannya menghampiri sepeda motor dan dengan cepat melancarkan aksinya untuk mengambil sepeda motor itu. Namun, perbuatan pelaku diketahui oleh pemilik sepeda motor, dan langsung berteriak maling sambil melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Sementara masyarakat yang kebetulan pada waktu itu ramai melalui jalan tersebut, langsung membantu mengejar pelaku. Lebih-lebih pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor Yamaha Mio. Sedangkan teman pelaku, kabur menggunakan sepeda motor hasil curian itu untuk menyelamatkan diri dari kejaran warga.

Karena banyaknya warga yang mengejar, membuat pelaku tidak berdaya dan tertangkap di Jalan Pemondah. Kemudian langsung dihajar beramai-ramai menggunakan senjata tajam, batu dan benda keras. Sehingga menyebabkan pelaku langsung tewas di tempat yang tidak sempat memberikan perlawanan. Leher pelaku juga digorok warga hingga nyaris putus. Sepeda motor milik pelaku pun dibakar. Bahkan mayat pelaku juga rencananya akan dibakar, tapi beruntungnya aparat kepolisian cepat datang ke TKP (tempat kejadian perkara) untuk mengevakuasi pelaku menggunakan truk Dalmas ke RSUD dr R Soejono Selong untuk dilakukan visum.

Tak berapa lama, keluarga pelaku datang ke rumah sakit untuk melakukan negoisasi dengan aparat kepolisian agar jasad pelaku diberikan dibawa pulang untuk dikuburkan. Sekitar pukul 15.30 Wita, jasad pelaku curanmor dibawa ke rumah duka menggunakan mobil Ambulance jenazah RSUD dr R Soejono Selong.

Waka Polres Lotim, Kompol Arif Hidayat, S.Ik saat dikonfirmasi membenarkan bila pihaknya telah mendapatkan laporan mengenai tewasnya pelaku curanmor di tangan warga.

‘’Kasusnya masih dalam pengembangan penyelidikan polisi, termasuk memburu teman pelaku yang berhasil kabur membawa barang bukti yang dicurinya. Sedangkan mayat pelaku telah diambil oleh pihak keluarga untuk dikebumikan,’’ kata Arif Hidayat.(SR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here