Gubernur: Aset Terbesar Indonesia adalah Manusia Indonesia

688
BERI HADIAH: Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi saat memberikan hadiah kepada para pemenang kuis Ki Hajar Dewantara tingkat Provinsi NTB tahun 2015.

‘’Gubernur Pimpin Upacara Hardiknas dan Hari Otonomi Daerah’’

MATARAM, Lomboktoday.co.id – Gubernur NTB, Dr TGH M Zainul Majdi memimpin upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang digabungkan dengan upacara Hari Otonomi Daerah, di Lapangan Bumi Gora, kantor gubernur NTB, Sabtu (02/5).

BERI HADIAH: Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi saat memberikan hadiah kepada para pemenang kuis Ki Hajar Dewantara tingkat Provinsi NTB tahun 2015.
BERI HADIAH: Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi saat memberikan hadiah kepada para pemenang kuis Ki Hajar Dewantara tingkat Provinsi NTB tahun 2015.

Hadir pula dalam upacara, Wakil Gubernur NTB, H Muh Amin beserta istri, anggota Forum Komunikasi Pemimpin Daerah (FKPD), pimpinan SKPD, tokoh masyarakat, perwakilan anggota TNI/Polri, PNS provinsi dan kabupaten/kota, mahasiswa, serta siswa sekolah.

Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi dalam sambutannya membacakan amanat Menteri Pendidikan RI, Anies Baswedan dengan tema ‘’Pendidikan dan Kebudayaan sebagai Gerakan Pencerdasan dan Penumbuhan Generasi Berkarakter Pancasila’’ dan amanat Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo dengan tema ‘’Menghadirkan Pemerintahan Daerah yang Demokratis dan Melayani Masyarakat dalam Mendorong Terbentuknya Daya Saing, Kreatifitas dan Inovasi dengan Mengandalkan Kekhassan Daerah Demi Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat’’.

‘’Meskipun Indonesia adalah negeri yang diberkahi kesuburan dan kekayaan melimpah, namun kita harus sadar bahwa aset terbesar Indonesia adalah manusia Indonesia,’’ katanya sembari menyatakan, menjadi tanggung kita untuk mengembangkan kualitas manusia Indonesia, karena mereka adalah kunci kemajuan bangsa.

Mendidik adalah tanggung jawab negara, namun secara moral, mendidik adalah tanggung jawab setiap orang terdidik.

Berkaitan dengan Otonomi Daerah, orang nomor satu di NTB ini mengajak segenap pemerintahan daerah untuk merapatkan barisan dan bahu-membahu menampilkan kinerja semaksimal mungkin, untuk memberikan pelayanan publik, guna mewujudkan masyarakat yang berdaya dan mandiri.

Saat memberi keterangan pada media, Tuan Guru Bajang (TGB), begitu gubernur NTB ini biasa disapa menjelaqskan, otonomi daerah telah memberikan manfaat positif. Buktinya, saat ini walikota bisa menjadi presiden. Hal itu tidak terjadi pada masa dulu.

Namun, otonomi daerah juga memiliki efek negatif seperti munculnya primordialisme dan meratanya korupsi hingga ke daerah.

Upacara diakhiri dengan pemberian hadiah oleh Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi kepada para pemenang kuis Ki Hajar Dewantara tingkat Provinsi NTB tahun 2015.

Adapun nama pemenang kuis Ki Hajar Dewantara diantaranya; Polycarpus David Subroto (SMAN 1 Mataram), Nyi Ayu Afifah Nurmayaningrum (SMAN 1 Mataram), Muhammad Farhan Mubaraq (SMAN 1 Mataram), L Al Fath Wicaksana (SMPN 6 Mataram), Urwatil Hasna (SMPN 1 Praya), Haidarjati Pandita K (SMPN 2 Mataram), Kevin Torvaldi Ananda (SDN 2 Cakranegara), M Yumna Hilmi Labib (SDN 7 Mataram), Ni Wayan Putri Ratna Dewi (SDN 1 Ampenan).(ar/dra/ltd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here