Suhaili-Pathul Gelar Kemah Sambang Desa

”Kerjasama Humas dan Protokol Pemkab Loteng dengan Media Online Lomboktoday.co.id”

Bupati Loteng H Moh Suhaili FT yang didampingi Komandan Kodim 162/WB Letkol Inf Arie Tri Hedianto (kiri) dan Kapolres Loteng AKBP Nurodin (kanan)

Bupati Loteng H Moh Suhaili FT didampingi Komandan Kodim 162/WB Letkol Inf Arie Tri Hedianto (kiri) dan Kapolres Loteng AKBP Nurodin (kanan).(foto: dok Humas Loteng)

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Di awal tahun kepemimpinannya Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lombok Tengah H Moh Suhaili FT – Lalu Pathul Bahri mulai menggelar kegiatan Kemah Sambang Desa (Kesade). Kegiatan Kesade yang mengangkat Tema Pesona Membangun Desa yang menjadi agenda Pemkab Loteng akan dilaksanakan di Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara, tanggal 20-22 Mei. Demi mulusnya persiapan, Bupati Loteng H Moh Suhaili FT turun gunung bersama sejumlah jajaran memastikan semua berjalan dengan lancar, Kamis (19/5).

Bupati Loteng H Moh Suhaili FT yang didampingi Komandan Kodim 162/WB Letkol Inf Arie Tri Hedianto dan Kapolres Loteng AKBP Nurodin menegaskan, kegiatan ini untuk menjawab kritikan yang disampaikan pada akhir masa jabatannya periode pertama.

“Dulu dikira Kesade ini ada unsur politik karena saya nyalon lagi, inilah jawaban saya sekarang. Sekarang kan di awal (masa pemerintahan),” tegasnya.

Dilaksanakannya kegiatan di awal masa pemerintahan juga masuk dalam program 100 hari pemerintahan Suhaili-Pathul. Nantinya, Pemkab akan melakukan evaluasi di masing-masing SKPD.

Sehingga, selain diminta menjelaskan masing-masing program ke masyarakat, SKPD diinstruksikan untuk bekerja di desa dengan program yang bisa dibawa langsung ke masyarakat. Misalnya, Disdukcapil melanjutkan program akta gratis dan pendataan, begitu juga dengan program kebersihan dari Dinas PU ESDM dan lainnya.

Di samping kegiatan Kesade yang mengambil tema Pesona Membangun Desa, kegiatan ini dirangkai dengan pembukaan jalur tracking Gunung Rinjani. Pembukaan jalur tracking Rinjani ini menjadi penting ketika geliat pariwisata di Loteng terus meningkat. Termasuk wisata alam pendakian gunung. Terlebih, Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menyatakan Loteng menjadi jalur pendakian paling aman dibanding dua jalur lainnya di KLU dan Sembalun.

Pemkab berjanji akan memfasilitasi pemasangan CCTV di masing-masing pos jaga untuk memudahkan TNGR melakukan pemantauan terhadap para pendaki. “Apalagi jalur ini rencananya akan jadi jalur utama. Saya rasa harus kita fasilitasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Loteng AKBP Nurodin mengungkapkan, selain dua kegiatan itu, kegiatan lain yang menjadi agenda utama adalah pelantikan Badan Keamanan Desa (BKD) yang sebelumnya akan dilaksanakan di Becingah Adiguna Alun-Alun Tastura. “BKD yang sudah dilantik harus ikut karena akan turun langsung ke masyarakat bersama SKPD,” jelasnya.

Semua anggota BKD berasal dari unsur masyarakat, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa. Badan keamanan ini dihajatkan untuk menjaga kondusivitas keamanan di masing-masing desa.

Pihak Polres dan Kodim bertugas sebagai pembina, sementara unsur penegak hukum Babhin akan menjadi pengawas. “Pembekalannya nanti dari kepolisian, TNI dan Kejari,” tambahnya. Mengenai jumlah anggota BKD, Nurodin menjelaskan, dari semua desa yang ada di Loteng tidak kurang 3.500 orang. Dengan jumlah yang fantastis, pihaknya yakin keamanan akan semakin terjaga dan semakin kondusif.

Sementara itu, Kabag Humas Pemkab Loteng Lalu Herdan menjelaskan, semua peserta Kesade ini melaksanakan kemah di Desa Lantan, Kecamatan BKU. Tepatnya di Kebun Kopi Holtipark yang sudah diresmikan beberapa waktu lalu. Waktu pelaksanaannya hanya dua hari, 20 hingga 21 Mei.

“Semuanya kemah bersama, tidak ada yang tidur di rumah warga,” terangnya. Selanjutnya, di malam Kesade, masing-masing SKPD akan disebar di seluruh desa yang ada di tiga kecamatan Zona Utara. Kecamatan BKU, Kopang, dan Kecamatan Batukliang. Fokus pembahasan mengenai program masing-masing SKPD dan keamanan wilayah.

Masing-masing kepala desa, BKD, pejabat publik, penegak hukum dan lainnya diwajibkan ikut ambil bagian dalam kegiatan kali ini. Ditanya mengenai Zona Tengah dan Selatan, Herdan menjelaskan untuk kedua zona memang belum memastikan jadwal. Tetapi khusus untuk zona Selatan, lokasi sudah ditentukan, yaitu di Montong Ajan. “Kalau Zona Tengah belum ada sinyal sama sekali,” pungkasnya.(ROS/adv)

Kirim Komentar

Leave a Reply