Teken A3, Pemprov NTB Gesa Program Unggulan dalam Reformasi Birokrasi

Suasana kegiatan penandatanagan Perjanjian Komitmen Kerja, Program Strategis Daerah dan Program Unggulan Perangkat Daerah yang berlangsung di Halaman Kantor Gubernur NTB, Senin (3/8).

Oleh: Abdul Rasyid Z. |

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Tatakelola pemerintahan yang baik dan bersih untuk mewujudkan reformasi birokrasi menjadi prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB. Kepemimpinan Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah dan Wagub NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah untuk mempercepat reformasi birokrasi yang terbuka dan transparan, diwujudkan dalam bentuk penandatanganan draft Attitude, Attention, Action (A3) yang merupakan perjanjian kerja dengan Asisten dan seluruh Kepala Perangkat Daerah.

Draft A3 tersebut di dalamnya mencakup kegiatan-kegiatan, langkah-langkah dan strategi para Perangkat Daerah untuk menyukseskan 8 program strategis dan 66 program unggulan Pemprov NTB. ‘’Saat ini, kita menandatangani sebuah tools yang dapat membantu berkomunikasi antara atasan dan bawahan dengan alat yang terukur,’’ kata Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah dalam kegiatan penandatanagan Perjanjian Komitmen Kerja, Program Strategis Daerah dan Program Unggulan Perangkat Daerah yang  berlangsung di Halaman Kantor Gubernur NTB, Senin (3/8).

Acara penandatanganan draft A3 tersebut turut disaksikan oleh Deputi Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Prof Dr Diah Natalisa, MBA.

Gubernur menjelaskan bahwa dengan adanya draft A3 tersebut  dan pemerataan tugas pokok dan produktivitas ASN di setiap instansi dapat dipantau. ‘’Jangan sampai ada ASN yang tidak punya pekerjaan apa-apa. Ini akan jadi feedback (umpan balik) untuk Pak Sekda pada saat mengevaluasi, apakah ada penyederhaanan atau penambahan struktur organisasi,’’ ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur berharap lingkungan Pemprov NTB dengan adanya perjanjian kinerja ini, birokrasi di NTB mampu berubah dan beradaptasi menjadi organisasi yang siap dan mampu belajar. ‘’Tujuan kita menjadikan birokrasi di NTB ini learning organization, yaitu organisasi yang memiliki kesediaan belajar lebih banyak,’’ katanya.

Sementara itu, Deputi Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Prof Dr Diah Natalisa, MBA menilai langkah Pemprov NTB sangat inovatif dalam menerapkan dan memperjuangkan reformasi birokrasi. ‘’Kami sangat interest dengan kegiatan ini dan semoga bisa ditindaklanjuti bersama,’’ katanya.

Selain itu, Prof Diah juga mengajak seluruh undangan yang hadir untuk memaknai hikmah Pandemi Covid-19 sebagai ‘’blessing in disguise’’, yaitu kesempatan untuk membangun budaya yang inovatif, adaptif, dan dinamis terhadap berbagai perubahan yang terjadi. ‘’Selamat atas penandatanganan A3 di lingkungan Pemprov NTB ini. Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat dan kita senantiasa tetap bekerja produktif dan aman,’’ ujarnya.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply