Setelah di Kantor Pelayanan Publik dan Pelabuhan, Wagub NTB Soisialisasi Perda di Bandara

Wagub NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah saat melanjutkan monitoring ke Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng).

Oleh: Abdul Rasyid Z. |

LOTENG, LOMBOKTODAY.CO.ID – Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah secara terus menerus turun langsung ke lapangan untuk mengingatkan masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi ini guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Salah satu yang ditekankan Wagub yaitu kedisiplinan dalam menggunakan masker di tempat-tempat umum, terlebih Provinsi NTB sudah memiliki Perda No.7 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Penyakit Menular, yang bertujuan untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 di daerah ini.

Setelah sebelumnya mengunjungi sejumlah kantor pelayanan publik di Kota Mataram dan Pelabuhan Lembar di Kabupaten Lombok Barat (Lobar), kali ini Wagub melanjutkan monitoring ke Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng). ‘’Ikhtiar tetap kita lakukan. Kita ingin masyarakat benar-benar sadar terhadap pentingnya protokol kesehatan,’’ kata Wagub saat memulai kunjungannya di BIZAM, Kamis (10/9).

Covid-19 ini, kata Wagub, tidak terlihat, bisa menyerang siapapun, terutama yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan. Untuk itu, Wagub berpesan, sampai ditemukannya vaksin Covid-19 tersebut, masyarakat harus tetap menggunakan masker saat keluar rumah. ‘’Kita tidak boleh lengah, vaksin Covid-19 ini belum ada. Selain berdo’a, satu-satunya cara untuk melindungi diri adalah dengan menerapkan protokol kesehatan,’’ ujarnya.

Untuk itulah kata Wagub, kekompakan, komitmen serta kerjasama masyarakat sangat dibutuhkan di tengah Pandemi Covid-19 ini. Jangan sampai, Pemerintah gencar sosialisasi, tapi masyarakat lalai, tidak mau menggunakan masker. ‘’Tidak cukup dengan Pemerintah, melawan Covid-19 harus sama-sama. Kekompakan masyarakat untuk selalu menggunakan masker sungguh-sungguh kita butuhkan,’’ katanya.

Jika ada masyarakat yang tidak menggunakan masker saat keluar rumah, Wagub minta untuk ditegur dan jangan diberikan pelayanan. Karena menurut Wagub, saat ini yang terpenting adalah saling menjaga. ‘’Harus saling menjaga, kita jaga diri sendiri, jaga keluarga serta lingkungan sekitar,’’ ucapnya.

Didampingi Asisten I Setda Provinsi NTB, Kasat Pol PP NTB, Kepala Bakesbangpoldagri, Karo Kesra dan Kalak BPBD NTB, Wagub berkeliling bandara melihat pelayanan dan penerapan protokol kesehatan yang ada di bandara tersebut. Di sini, Wagub tak hanya mengingatkan masyarakat untuk tetap menggunakan masker, tapi juga mengimbau petugas untuk memasifkan sosialisasi, baik secara langsung maupun melalui media sosial. ‘’Harus ada imbauan, kalau tidak pakai masker, jangan dikasi masuk, untuk yang datang dan masuk ke NTB. Pastikan syarat-syarat sudah dilengkapi,’’ tegas Wagub di hadapan petugas bandara.

Wagub menambahkan, tanggal 14 September ini, Perda Penaggulangan Penyakit Menular sudah mulai ditegakkan. Tidak ada tawar-menawar lagi untuk orang yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan. ‘’Kita harus tegas, ikhtiar terus kita lakukan, kalau masih ada yang tidak patuh, kita denda. Bismillah, Insya Allah ini yang terbaik,’’ kata Wagub yang juga sebagai Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi NTB ini.

Sementara itu, Kasat Pol PP NTB, Tri Budiprayitno menyampaikan bahwa, Penerapan Perda No.7 tahun 2020 tentang Penaggulangan Penyakit Menular mulai ditegakkan tangggal 14 September mendatang. ‘’Ya, tanggal 14 September ini mulai kita tegakkan. Yang tidak patuhi protokol kesehatan akan dikenakan denda,’’ kata Kasat Pol PP.

Kasat Pol PP melanjutkan, Perda ini tidak hanya berlaku kepada perseorangan, tapi berlaku kepada seluruh pihak, pertokoan, tempat ibadah hingga kegiatan yang mengundang keramaian. ‘’Semoga ini memacu kita semua terhadap pentingnya protokol kesehatan,’’ ujarnya.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply