Pemprov NTB dan Bali Siap Teken PKS

190
Sekda NTB, HL Gita Ariadi saat memimpin rapat membahas rencana penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemprov NTB dan Bali, di Aula Anggrek Kantor Gubernur NTB, Selasa (19/1).

Oleh: Abdul Rasyid Z. |

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Kunjungan kerja (Kunker) Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah bersama jajarannya ke Pulau Dewata (Bali), pada Minggu ketiga Desember 2020 lalu, ditindaklanjuti serius oleh Pemprov Bali. Rencananya, Pemprov Bali dalam beberapa waktu kedepan akan berkunjung ke NTB untuk melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bilateral antara kedua daerah.

Memastikan keseriusan Pemprov NTB dalam membangun kerjasama saling menguntungkan tersebut, Selasa (19/1), dilakukan pertemuan terkait rencana kesepakatan bersama dimaksud, di Aula Anggrek Kantor Gubernur NTB.

Rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, HL Gita Ariadi itu, pada prinsipnya menyepakati pola-pola kerjasama dan kemitraan yang saling menguntungkan antara Provinsi NTB dan Provinsi Bali. Rencananya, beberapa sektor yang akan dikembangkan dalam perjanjian kerjasama tersebut di antaranya pada sektor pariwisata, pertanian, peternakan, perindustrian, perdagangan, perhubungan, ataupun Koperasi UMKM dan lainnya.

Perjanjian Kerjasama yang akan dilangsungkan di Ball Room Hotel Golden Palace Mataram, pada Jumat (29/1) mendatang, rencananya juga akan dirangkaikan dengan pameran potensi pariwisata NTB, potensi pertanian, peternakan, perdagangan, perindustrian ataupun kesiapan konektivitas jalur sarana dan prasarana perhubungan yang dimiliki NTB. Selain itu, Dekranasda NTB juga akan menggelar fashion show hasil-hasil industri tenun tradisional yang dimiliki NTB baik yang ada di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dalam kunjungan silaturahmi Gubernur NTB ke Gubernur Bali, kedua belah pihak memastikan komitmennya untuk bisa membangun sinergi dan kolaborasi dalam rangka mendukung seluruh persiapan MotoGP 2021 di Sirkuit Mandalika.

Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah menilai pengembangan pariwisata antara Bali dan NTB sudah tidak lagi tentang kompetisi, tetapi bagaimana membangun kolaborasi untuk membangun pariwisata secara bersama-sama.

Demikian pula Gubernur Bali, sangat mendukung terciptanya konektivitas yang lebih baik antara Bali dan NTB pada masa-masa mendatang. Karena itu, perlu didesain dengan baik konektivitasnya. Tidak untuk bersaing, tapi sinergi dan terkoneksinya.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here