Kisah Luar Biasa Alumni Awardee Beasiswa NTB pada Acara Perdana Bincang Gemilang

185
Suasana acara perdana Bincang Gemilang yang digagas Dinas Kominfotik Provinsi NTB, pada Rabu sore (5/5).

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Kisah pengalaman luar biasa dan inspiratif terdengar begitu menakjubkan dari lontaran cerita para alumni awardee beasiswa luar negeri NTB pada acara perdana Bincang Gemilang yang digagas Dinas Kominfotik Provinsi NTB, pada Rabu sore (5/5).

Seperti salah satu alumni penerima beasiswa di Polandia, Mia Riskana. Di halaman Kantor Dinas Kominfotik Provinsi NTB tempat berlangsungnya Bincang Gemilang dengan tema ‘’Refleksi Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebebasan Pers’’, Mia mengakui bahwa ia adalah salah satu dari 5 penerima beasiswa angkatan pertama yang dalam waktu 2 tahun mampu menyelesaikan pendidikan S2. ‘’Bahkan saya dianugerahi lulusan terbaik dari universitas,’’ katanya dengan semangat.

Kedepan, Mia berharap program beasiswa ini terus dilaksanakan untuk anak-anak NTB yang lain. Walaupun Mia mengakui bahwa investasi pendidikan tidak sekejap mendatangkan hasil, namun Mia meyakini makin banyak alumni beasiswa luar negeri akan mampu memberikan warna untuk masa depan NTB bahkan Indonesia. ‘’Karena investasi di pendidikan itu bukan seperti investasi di bisnis. Hasilnya tidak seperti membalikkan telapak tangan. Tapi bagaimana menciptakan SDM yang berkualitas,’’ ujarnya.

Di Polandia bukan hanya ilmu di kelas yang didapat, tapi pengalaman beradaptasi, berinteraksi dengan semua orang sedunia. Itu yang tidak mudah didapatkan. ‘’Ini program luar biasa, semoga beasiswa ini terus diberikan kepada anak NTB,’’ ucapnya.

Cerita lainnya datang dari alumni beasiswa universitas di Malaysia, Najmul Wathan asal Dompu. Najmul mengaku tidak pernah bermimpi untuk kuliah dan mendapatkan beasiswa. ‘’Karena saya hanya anak kampung, jauh di pelosok dan orang tua hanya petani,’’ ceritanya.

Namun, begitu ada kesempatan untuk melanjutkan pendidikan keluar negeri dengan beasiswa, semangatnya menggelora. Pengalaman kuliah di sana, Najmul dapat menjadi relawan mengajar, bahkan dibayar oleh universitas dan diberikan fasilitas seperti mobil, rumah dan perabotannya lengkap. ‘’Sehingga saya mengajak 7 orang teman untuk berpartisipasi dalam sebuah projek di sana,’’ ujarnya sembari berharap pengalaman dan kepercayaan ini dapat tertular untuk anak-anak di pelosok kampung se-NTB.

Lain halnya dengan Tatang, salah satu ASN di Pemrov NTB yang menempuh pendidikan di Polandia. Menurutnya, tantangan saat awal di sana adalah bagaimana menyesuaikan diri dan beradaptasi dengan budaya dan makanan di sana. ‘’Saya ingat betul, bagaimana pesan Pak Gubernur saat melepas kami, kalau anak NTB bisa mengaji, azan atau jadi imam, maka carilah masjid,’’ katanya.

Ini pengalaman dan cara beradaptasi yang dilakukannya. Bahkan karena kepercayaan dirinya sebagai anak NTB, saat tugas study ke Portugal, Tatang bahkan diterima menjadi agensi di salah satu agen wisata. Alasannya adalah karena ia berasal dari NTB. ‘’Jadi, mereka tahu NTB terkenal dengan pariwisatanya, dan kebetulan pimpinannya pernah berlibur ke NTB. Jadi, saya mengajak pimpinan agensi itu untuk berwisata ke NTB,’’ ujarnya.

Dari cerita pengalaman tersebut, Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah sangat optimis bahwa jika anak-anak NTB diberikan kesempatan untuk berkompetisi, maka sebenarnya kemampuannya tidak akan kalah dengan yang lainnya, bahkan ketika harus bergaul dan berkompetisi di luar negeri.

Sehingga Gubernur yakin bahwa pengalaman kuliah di luar negeri ini memberikan kepercayaan diri bagi anak-anak NTB untuk mengisi pembangunan di NTB maupun di Indonesia bahkan dunia. Karena anak NTB ini jauh lebih hebat di tempat kuliah mereka. ‘’Artinya semangat mereka ini yang mahal dan harus terus didorong,’’ kata Gubernur.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB, Najamuddin Amy mengatakan bahwa acara Bincang Gemilang ini menjadi ajang untuk menyampaikan kabar tentang keberhasilan program NTB Gemilang. ‘’Salah satunya kita angkat tema tentang 1.000 Cendekia untuk NTB Gemilang, menghadirkan alumni dari Eropa, Malaysia,’’ katanya.

Rencananya kegiatan Bincang Gemilang ini akan dilaksanakan setiap pekan, untuk menyampaikan kabar-kabar Gemilang lainnya dari seluruh program unggulan Provinsi NTB.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here