Gubernur NTB Pesan Warga Desa Tatar Sikapi Bijaksana Covid-19

gub zul
Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah (tengah).

SUMBAWA BARAT, LOMBOKTODAY.CO.ID – Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah berpesan kepada warga Desa Tatar, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) untuk sikapi secara bijaksana terhadap Pandemi Covid-19 yang masih mengancam daerah ini. Artinya, tidak mengabaikan tapi juga tidak panik secara berlebihan.

‘’Karena dampaknya (pandemi Covid-19, Red) pada ekonomi, orang lebih takut kehilangan pekerjaan. Tapi, kita juga tidak boleh abai apalagi varian baru Covid-19 ini lebih mematikan dari sebelumnya,’’ kata Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah, di Desa Tatar, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), tadi malam (Jumat malam, 9/7/2021).

Meski Desa Tatar diklaim zona hijau se-Kabupaten Sumbawa Barat, Gubernur berpesan agar protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 tetap dijaga. Selain mendengarkan persoalan masyarakat, dalam kunjungannya ke Desa Tatar, Gubernur juga mencoba mendorong potensi desa, di antaranya UKM batako dan pariwisata.

Asif, warga Dusun Tabiung memulai usaha pembuatan batako, paving block dan lainnya sejak setahun lalu. Asif membutuhkan modal untuk pengembangan usaha karena sanggup menciptakan lapangan kerja dan potensi pasar yang besar.

Warga lainnya, Lalu Kamarudin mengatakan, wisata Pantai Tabiung dan Muara Punak potensial untuk dikembangkan. Hanya saja lahan tersebut masih dikelola Dinas Lingkungan Hidup, sehingga masyarakat mengusulkan pengelolaan menjadi tujuan wisata untuk usaha desa. Kepala Desa Tatar, M Yunus menambahkan, warga desa yang sejak 1996 lalu bertransmigrasi ke KSB sebagian besarnya dihuni orang Sasak Lombok dan berprofesi sebagai petani.

Beberapa warga memang masih belum memiliki rumah layak huni selain irigasi peninggalan PT Newmont Nusa Tenggara (PT NNT) 25 tahun lalu yang membutuhkan rehab. ‘’Petani Desa Tatar membutuhkan embung agar panen bisa baik lagi,’’ katanya.(Sid)

Leave a Reply

Your email address will not be published.