crossorigin="anonymous"> Kadis Kominfotik Bilang 85 Titik BTS Baru Dukung Terwujudnya Program SID

Kadis Kominfotik Bilang 85 Titik BTS Baru Dukung Terwujudnya Program SID

Rakornis SID
Kadis Kominfotik NTB, Najamuddin Amy (kanan) dan Kepala Bappeda NTB, H Iswandi (kiri).

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kadis Kominfotik) Provinsi NTB, Najamuddin Amy mengatakan bahwa Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) saat ini telah diberikan sebanyak 85 titik BTS (Base Transceiver Station) serta optimalisasi layanan lemah sinyal di seluruh wilayah NTB. Sehingga hal ini tentunya akan dapat mendukung terwujudnya program Sistem Informasi Desa (SID).

Doktor Najam, demikian Kadis Kominfotik NTB ini biasa disapa mengakui, memang terdapat tantangan dalam mengimplementasikan SID di NTB. Mulai dari blank spot, komitmen, SDM hingga teknisnya. Namun hal itu sudah dapat diatasi, salah satunya mengenai blank spot.

Sistem Informasi Desa (SID), jelas Doktor Najam, merupakan salah satu program dan wujud nyata pengimplementasian transformasi digital di Provinsi NTB. Program ini pula ditunggu dan didambakan oleh seluruh Dinas Komunikasi Informatika dan Statsitik (Diskominfotik) se-NTB.

SID sendiri memiliki banyak peran dan fungsi positif untuk kemajuan daerah NTB. Salah satu contohnya adalah website desa. ‘’Di era digital saat ini, website sangatlah penting. Dengan adanya website di setiap desa, hal ini akan menjadikan etalase sekaligus jendela bagi dunia untuk melihat potensi-potensi yang dimiliki oleh desa di seluruh Provinsi NTB,’’ kata Doktor Najam saat menghadiri Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Implementasi Sistem Informasi Desa (SID) dalam rangka meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan daerah di Ruang Rapat Geopark Bappeda Provinsi NTB, pada Rabu (20/4/2022).

Sementara itu, Kepala Bappeda Provinsi NTB, H Iswandi menyampaikan bahwa SID adalah proses dan aplikasi yang berbasis computer, mengelola layanan publik dan layanan informasi publik kantor desa, serta mendukung fungsi dan tugas kantor desa, termasuk administrasi kependudukan, anggaran hingga perencanaan.

‘’Banyak hal yang bisa diuntungkan dengan pengimplementasian SID ini, Insya Allah apa yang kita rencanakan terwujud,’’ kata H Iswandi.

Iswandi berharap dengan terwuudnya SID ini akan memiliki peran dan manfaat yang positif, juga dapat meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan daerah. ‘’Kami berharap nantinya kantor desa lebih efisien dan efektif. Pemerintah Desa lebih transparan, akuntabel dan layanan publiknya jauh lebih baik. Dengan begitu, warga desa juga akan mendapatkan dampaknya,’’ ujarnya.

Kegiatan Rakornis tersebut dihadiri perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB maupun Pemerintah Kabupaten/Kota se-NTB baik secara luring maupun daring.(Sid)

Leave a Reply

Your email address will not be published.