Kantor Desa Teduh Dibobol Pencuri

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Aksi tindak pidana pencurian bukan hanya rumah warga yang dijadikan sasaran oleh kawanan pencuri (tamu tak diundang), tapi kali ini kawanan pencuri mulai menyasar instansi milik Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah. Buktinya, Senin (14/11), sekitar pukul 04.00 Wita, kawanan pencuri berhasil membobol kantor Desa Teduh, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah.

PINTU: Inilah kantor Desa Teduh, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah, yang dibobol maling. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

PINTU: Inilah kantor Desa Teduh, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah, yang dibobol maling. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

Dalam aksinya, kawanan pencuri berhasil menggondol sejumlah isi kantor desa, diantaranya; TV, CPU komputer dan genzet. Atas kejadian itu, pihak Pemerintahan Desa setempat sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polres Lombok Tengah.

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Nurodin melalui Kasubag Humas Polres Loteng, AKP I Made Suparta membenarkan adanya laporan kasus pencurian yang terjadi di kantor Desa Teduh tersebut. Pihaknya juga sudah melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi-saksi. ‘’Saat ini, kita masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari saksi-saksi,’’ kata Kasubag Humas Polres Loteng, AKP I Made Suparta.

Berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi, katanya, kasus pencurian di kantor Desa Teduh itu terjadi sekitar pukul 04.00 Wita. Pelaku diperkirakan berjumlah kurang lebih enam orang, dan masuk melalui pintu depan dengan cara mencongkel gembok atau kunci pintu, sehingga menyebabkan pintu kantor desa tersebut rusak.

Dalam aksi itu, pelaku berhasil menggondol satu unit TV merk Polytron 21 inci, satu unit genzet warna hitam merk Harry, satu unit CPU merk LG warna hitam, dan satu unit monitor komputer merk LG warna hitam. Dan pihak desa baru mengetahui kejadian itu sekitar pukul 06.30 Wita. ‘’Jumlah kerugian yang dialami pihak Pemerintahan Desa Teduh mencapai Rp10 juta,’’ ungkapnya.(ROS)

Kirim Komentar

Leave a Reply