Grafik Covid-19 di Kabupaten Lombok Timur Ternyata Naik Lagi

415
Penanganan pasien Covid-19 di RSUD Lombok Timur Labuhan Haji.

Oleh: Lalu M Kamil AB |

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi NTB melalui press realase yang dikeluarkan oleh Sekda NTB, HL Gita Ariadi, selaku Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, pada Senin kemarin (18/1) mengeluarkan data angka positif Covid-19 di NTB.

Disebutkan, setelah sejumlah rumah sakit dan klinik di NTB memeriksa 141 sampel, terdapat sebanyak 65 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dari 65 orang yang positif itu, terdapat sebanyak 21 pasien adalah warga Lombok Timur dan 2 orang warga pendatang di Lombok Timur.

Berikut identitas warga Lotim yang positif; di antaranya; Pertama, pasien nomor 6578, inisial MS (19 tahun), laki-laki, warga Desa Tebaban, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur. Saat ini pasien menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS Universitas Mataram; Kedua, pasien nomor 6579 inisial MNR (21 tahun), laki-laki, warga Kelurahan Pancor, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Saat ini menjalani

isolasi mandiri dalam pengawasan RS Universitas Mataram; Ketiga, pasien nomor 6580 inisial MKF (19 tahun), laki-laki, warga Desa Loyok, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS Universitas Mataram; Keempat, pasien nomor 6584 inisial MS (21 tahun), laki-laki, warga Desa Wakan, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS Universitas Mataram; Kelima, pasien nomor 6585 inisial MZY (21 tahun), laki-laki, warga Desa Aikmel, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS Universitas Mataram; Keenam, pasien nomor 6586 inisial AF (18 tahun), laki-laki, warga Desa Sekarteja, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS Universitas Mataram; Ketujuh, pasien nomor 6589 inisial BDAW (21 tahun), laki-laki, warga Desa Kumbang, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS Universitas Mataram; Kedelapan, pasien nomor 6591 inisial LMK (21 tahun), laki-laki, warga Desa Dasan Lekong, Kecamatan Sukamulia, Kabupaten Lombok Timur. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS Universitas Mataram; Kesembilan, pasien nomor 6593 inisial I (21 tahun), laki-laki, warga Desa Kumbang, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS Universitas Mataram; Ke-10, pasien nomor 6595 inisial MGF (20 tahun), laki-laki, warga Desa Senyiur, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS Universitas Mataram.

Berikutnya ke-11, pasien nomor 6596 inisial AIN (20 tahun), laki-laki, warga Desa Darmasari, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS Universitas Mataram; Ke-12, pasien nomor 6597 inisial ASSA (21 tahun), laki-laki, warga Desa Rensing Bat, Kecamatan Sakra Barat, Kabupaten Lombok Timur. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS Universitas Mataram; Ke-13, pasien nomor 6623 inisial AS (32 tahun), laki-laki, warga Kelurahan Selong, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Lombok Timur Labuhan Haji; Ke-14, pasien nomor 6624 inisial N (45 tahun), perempuan, warga Desa Pringgasela, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Lombok Timur Labuhan Haji; Ke-15, pasien nomor 6625 inisial BDPK (20 tahun), perempuan, warga Desa Sakra, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Lombok Timur Labuhan Haji; Ke-16, pasien nomor 6626 inisial TLP (24 tahun), perempuan, warga Kelurahan Pancor, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Lombok Timur Labuhan Haji; Ke-17, pasien nomor 6627 inisial MA (18 tahun), laki-laki, warga Desa Moyok, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Lombok Timur Labuhan Haji; Ke-18, pasien nomor 6628 inisial FA (34 tahun), laki-laki, warga Desa Moyot, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Lombok Timur Labuhan Haji; Ke-19, pasien nomor 6629 inisial EA (17 tahun), laki-laki, warga Desa Moyot, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Lombok Timur Labuhan Haji; Ke-20, pasien nomor 6632 inisial DM, (21 tahun), perempuan, warga Desa Aikmel Barat, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Lombok Timur Labuhan Haji; Ke-21, pasien nomor 6633 inisial SA (32 tahun), perempuan, warga Desa Kabar, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Lombok Timur Labuhan Haji.

Sedangkan 2 orang pasien pendatang di Lotim yang dinyatakan positif Covid-19, yakni; Pertama, pasien nomor 6630 inisial S (37 tahun), laki-laki, warga Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. Pasien merupakan pelaku perjalanan, dan saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Lombok Timur Labuhan Haji; Kedua, pasien nomor 6631 inisial JIPM (22 tahun), perempuan, warga Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Pasien merupakan pelaku perjalanan, dan saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Lombok Timur Labuhan Haji. Sementara pasien yang dinyatakan sembuh yakni pasien nomor 6054 inisial IR (52 tahun), perempuan, warga Desa Rensing, Kecamatan Sakra Barat, Kabupaten Lombok Timur; dan pasien nomor 6102 inisial FA (15 tahun), perempuan, warga Kelurahan Selong, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur.

Menurut keterangan Sekda Lombok Timur, HM Juaini Taopik melalui pesan di WhatsApp Group (WAG) Media Serang Covid-19, setengah dari jumlah ini merupakan cluster Unram. Banyak warga ber-KTP Lotim yang tinggal di Kota Mataram. Sekda juga menyebutkan bahwa hal ini menunjukkan Pandemi Covid-19 ini masih terjadi, sehingga masyarakat diminta untuk jangan lengaha. Yang pasti katanya, Satgas atas perintah Pak Bupati mulai tadi malam langsung melakukan contact tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif. ‘’Kita berharap kewaspadaan semua, khususnya masyarakat untuk tetap waspada, silakan berkegiatan namun tetap dengan protokol kesehatan Covid-19,’’ pesan Sekda Lotim selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Lombok Timur.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here