Sejumlah Gharimin Notabene ASN Lombok Timur Disantuni Baznas

bupati lotim
Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy saat menyerahkan ZIS secara simbolis kepada ASN lingkup Pemkab Lotim, di Pendopo Bupati Lotim.

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Tentu menjadi pertanyaan publik, banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur (Lotim) yang terlilit beban hutang, sehingga harus mendapat santunan dari Baznas. Mereka banyak tercatat sebagai ‘’gharimin’’ yaitu orang yang menempati urutan ke-5 dari 8 mustahiq. Gharimin diketahui adalah orang yang terlilit beban hutang. Haruskah gharimin yang notabene ASN diprioritas untuk disantuni oleh Baznas…?

Fakta yang terjadi, pada Senin (19/7), H-1 Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah, Bupati Lombok Timur (Lotim), HM Sukiman Azmy menyerahkan zakat, infaq, dan sadaqah (ZIS) yang dihimpun Baznas dari gaji ke-13 ASN Lotim kepada sejumlah ASN yang termasuk golongan gharimin atau yang memiliki beban hutang untuk memenuhi kebutuhan pribadi yang tidak dapat dihindarkan.

Penyerahan secara simbolis kepada tiga orang ASN lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan selaku OPD yang paling banyak stok gharimin. Pada acara yang berlangsung di pendopo itu, Bupati Sukiman menyebut nilai yang diterima kecil dan tidak dapat memenuhi seluruh kebutuhan. Hal tersebut karena ZIS yang terkumpul akan didistirbusikan kepada seluruh ASN yang termasuk golongan gharimin di daerah ini. Khusus di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan saja, jumlahnya mencapai 200 orang dengan total ZIS yang akan diserahkan Rp500 juta.

Selain lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, ZIS ini juga akan disalurkan kepada ASN yang ada di OPD lainnya, termasuk Dinas Kesehatan dengan nilai Rp500 juta. Bupati Sukiman berharap jumlah tersebut dapat sedikit membantu meringankan beban di tengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini. Disadari kondisi pandemi Covid-19 ini berdampak luas terhadap masyarakat. Karena itu, Pemkab Lotim akan menyalurkan 150 ton beras bagi masyarakat, serta 30 ton bagi Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) dan Panti Asuhan.

Bupati Sukiman juga mengingatkan agar pada pelaksanaan Hari Raya Idul Adha masyarakat dapat tetap menegakkan protokol kesehatan (Prokes) untuk mencegah penyebaran Covid-19, termasuk pada proses pemotongan dan pembagian daging hewan kurban. Bupati Sukiman menekankan prokes harus tetap dijalankan meskipun saat ini Lotim menjadi satu-satunya daerah di NTB yang masuk zona kuning, sementara daerah lainnya berada di zona oranye dan merah.

Menutup sambutannya di hadapan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala BKPSDM, serta 50 orang penerima yang hadir pada kesempatan itu, Bupati Sukiman berharap upaya ini mendatangkan hikmah. ‘’Semoga ada hikmahnya dan menolong kita keluar dari pandemic Covid-19,’’ katanya.

Sebelumnya, Ketua Baznas Kabupaten Lotim, Ismul Basar menyampaikan progress pengembangan ZIS di Kabupaten Lombok Timur. Di mana, berbagai inovasi terus dilakukan, di antaranya; melalui keberadaan petugas di tiap-tiap kecamatan, keberadaan sentra pengembangan ekonomi ummat di Terara, serta mengoptimalkan fungsi masjid sebagai sentra pengembangan ekonomi ummat.

Penyerahan ZIS ini juga menjadi bagian dari pengembangan kegiatan Baznas yaitu dengan mendistribusikan kembali ZIS kepada ASN yang berasal dari ASN.(Kml)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here