Bupati Lotim: Polisi Punya Tanggung Jawab Koordinatif dalam Keamanan Negeri

Apel Kaposkamling
Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy saat menjadi Inspektur Upacara pada Apel Kaposkamling, di Mapolres Lotim.

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Bupati Lombok Timur (Lotim), HM Sukiman Azmy menandaskan bahwa Polri memiliki tanggung jawab mengkoordinasikan dan mengawasi pelaksanaan tugas serta melakukan pembinaan teknis terhadap kemampuan tiga komponen pendukung keamanan dalam negeri yaitu PPNS, Polsus dan bentuk-bentuk pengamanan swakarsa.

Pernyataan itu menjadi salah satu penekanan yang disampaikan Bupati Lotim saat menjadi Inspektur Upacara pada apel Kaposkamling yang dilaksanakan di Polres Lombok Timur (lotim), pada Kamis (23/9/2021).

Dengan kostum Adat Sasak, Bupati Sukiman yang pernah bertugas sebagai Dandim 1615/Lotim tahun 2003-2004 itu, dalam amanatnya juga menekankan pentingnya meningkatkan soliditas empat pilar di tingkat desa. Hal ini terkait penyelesaian permasalahan di lingkungan desa.

Melalui apel yang diikuti Kodim 1615/Lotim, Satpol PP, Badan Keamanan Desa (BKD), serta unsur keamanan dan ketertiban lainnya, Purnawirawan TNI berpangkat Kolonel ini berharap peningkatan pelaksanaan pengamanan secara swakarsa, disertai semangat silaturahmi dan gotong royong guna mencegah timbulnya gangguan Kamtibmas.

Tak hanya itu, pria yang sudah dua kali menjabat Bupati Loti mini juga meminta agar Forum Komunikasi Polisi dan Masyarakat (FKPM) dapat diaktifkan untuk mencari solusi atas persoalan yang terjadi. Tentunya hal tersebut harus dilaporkaan kepada satuan/intansi yang berwenang untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku jika tidak ditemukan solusi.

Bupati Sukiman menjelaskan bahwa program Binkamswakarsa, baik tradisional maupun professional merupakan salah satu program prioritas Polri. Hal itu mengingat intensitas dan frekuensi gangguan Kamtibmas dari waktu ke waktu terus meningkat. Sementara kemampuan dan sumber daya yang dimiliki Polri untuk mengantisipasi dan menghadapinya relatif terbatas.

Dalam kesempatan tersebut, pria yang pernah dikaryakan di Kementerian Agama (Kemenag) RI ini mengakui bahwa Polres Lotim telah berupaya melakukan trobosan kreatif-inovatif dengan mendesain Poskamling ‘’brugak model lumbung’’. Desain ini sebagai upaya menjaga kearifan lokal, termasuk pelaksanaan Siskamling ‘’ronda kampung’’ dan melestarikan budaya tradisional Suku Sasak yang Islami.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sukiman menyerahkan  kentungan kepada perwakilan pengamanan swakarsa yang kemudian dilanjutkan dengan pemukulan kentungan sebagai bentuk sinergi dalam ‘’Siaga Kamtibmas’’.(Kml)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here