Pengakuan Atas Nama Besar Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy

Bupati Lotim Foto Bersama
Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy (batik kuning di tengah) beserta rombongan saat foto bersama di Kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Nama besar yang disandang Bupati Lombok Timur (Lotim), HM Sukiman Azmy bukanlah kawe-kawean ataupun cabe-cabean, melainkan sebuah fakta yang tak terbantahkan.

Warga Lotim patutlah berbangga punya pemimpin yang memiliki sejumlah prestasi yang diakui secara nasional. Karena belum lama ini, Bupati Sukiman yang memiliki background militer sekaligus da’i itu mendapatkan penganugerahan Youth Award 2021 dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia. Dalam penghargaan itu, selain sejumlah tokoh ternama, juga ada 8 bupati se-Indonesia. Salah satu dari 8 bupati tersebut adalah sosok pemimpin tegas Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy.

Bukti pengakuan terbaru, pada Senin (15/11/2021), Bupati Sukiman didaulat memberikan kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Sosok yang biasa bertausyiah itu tampil elegan di hadapan mahasiswa dan civitas akademika pada salah satu universitas bergensi di kota pendidikan Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta.

Menurut catatan sejumlah pejabat Lotim yang turut serta mendampingi Bupati Sukiman, materi kuliah umum yang disampaikan Bupati Sukiman yakni selain memaparkan gambaran umum kondisi Kabupaten Lotim, juga mengulas strategi dalam upaya meningkatkan IPM dan pertumbuhan ekonomi.

Dalam catatannya disampaikan pertumbuhan ekonomi/laju pertumbuhan PDRB Kabupaten Lotim periode 2015-2020 mengalami fluktuasi. Di mana, pada tahun 2015 lalu, pertumbuhan ekonomi kabupaten Lotim sebesar 5,93 % menjadi 5,23 % tahun 2016, tahun 2017 menjadi 6,25 % dan tahun 2018 pertumbuhan ekonomi sebesar 3,36 %, pada tahun 2019 sebesar 4,68 % dan tahun 2020 mengalami kontraksi akibat dampak Covid-19 sebesar -3,10 %.

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Agustus 2020 sekitar 68,11 % naik 2,48 % dibandingkan Agustus 2019 lalu. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Agustus 2020 sebesar 4,17 % naik 0,70 % dibandingkan periode yang sama tahun 2019.

Sedangkan terkait IPM, tahun 2020 meningkat 0.11 %. Penurunan penduduk miskin tahun 2020 lebih tinggi dibandingkan tahun 2019 (0,40 % point) dan lebih tinggi dibandingkan rata-rata capaian dalam 10 tahun terakhir (0,86 % point).

Disampaikan pula visi-misi RPJMD Kabupaten Lotim yang adil, sejahtera dan aman. Sebagai tujuan strategi pembangunan 2018-2023. Di antaranya; Pertama, meningkatnya hasil pembangunan infrastruktur wilayah; Kedua, meningkatnya kualitas SDM; Ketiga, meningkatnya pertumbuhan ekonomi daerah dan masyarakat; Keempat, menurunnya angka kemiskinan.

Agenda ke Yogyakarta dijelaskan juga oleh Staf Khusus Bupati Bidang Pendidikan, Dr Fauzan. Fauzan mengatakan kepada Lomboktoday.co.id, beberapa agenda Bupati Sukiman selama di Yogyakarta adalah penandatanganan MoU dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di samping memberikan kuliah umum kepada mahasiswa UMY.

Penandatanganan MoU yang dilakukan oleh Bupati Lotim, HM Sukiman Zamy dan Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta itu adalah terkait bidang pendidikan, pelatihan, pendampingan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Bupati Sukiman ke Yogyakarta didampingi Kadis PMD, Muhammad Hairi; Kadis Dikbud, Ahmad Dewanto Hadi; Staf Khusus Bupati Bidang Pendidikan, Fauzan; serta Kepala Dinas Kesehatan Lotim; Staf Khusus Bupati Bidang Kesehatan, H Soebroto; Kabag Umum, Muhammad Takdir; dan Kabag Kerjasama, Hadi Fathurrahman.(Kml)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here